Sabtu, 11 Februari 2012..
Sore itu, saya sedang tak melakukan apa-apa. Xeon warna putih-merah sudah selesai kucuci. Asal tahu saja, semenjak motor itu kubawa ke tempat cuci motor yang tidak becus mencuci, -bagian bawah spatbor masih berlumpur-, motor yang kubeli dengan uang sendiri itu -walaupun mencicil, he10x, selalu kucuci sendiri. Saya tidak mau orang lain melakukan sesuatu asal-asalan saja terhadap barang milik saya. Suatu pengalaman yang sangat tidak menyenangkan. Membayar sesuatu untuk mendapatkan setengahnya saja. (-_-")
Seketika saya menoleh ke garasi, terparkir sebuah mobil Kijang SSX EFI keluaran tahun 2000. Mobil yang sehari-harinya menemani saya semenjak masih kuliah di Unklab, Airmadidi. Mobil ini dapat dikatakan sangat bersejarah sekali. Banyak kejadian yang pernah dialami, salah satunya adalah ketika mobil ini mengalami kecelakaan pada Mei 2001 yang menewaskan Om saya. Ia mengendarai mobil yang dahulunya berpelat merah dalam keadaan mabuk, depresi karena berantem dengan pacarnya. Waktu itu ia masih berumur 21 tahun. ..... sesuatu yang tak berhubungan dengan blog ini, bukan?.. hhmm.. Oh,ya. Mobil ini sudah 3 kali berganti warna semenjak di-Dem. Awalnya berwarna merah tua metalik, cream, kemudian yang terakhir berwarna coklat tua metalik. Saya yang memilih untuk dicat seperti itu, karena saya memang menyukai warna coklat. Hhmm, dipikir-pikir sebenarnya mobil itu bukan berwarna coklat. Di siang hari bisa terlihat berwarna abu-abu tua, sore hari terlihat berwarna coklat tua, dan ketika malam atau kondisi gelap dapat terlihat berwarna hitam. Itulah alasan mengapa saya sangat tertarik dengan mobil ini. Selain itu, mesinnya juga masih sangat oke walaupun sudah berumur hampir 12 tahun. Ah, sudah terlalu lama kubercerita tentang sejarah mobil tersebut. Kuputuskan untuk mencuci mobil itu karena abu sudah menutupinya. Hampir jam 5, mobil itu sudah terlihat mengkilap. Hari ini, mobil dan motor sudah bersih kucuci. Tinggal dipilih, mana yang akan kupakai untuk bermalam minggu.
PING!!! BB-ku berbunyi. Begitu kubuka, ternyata BBM dari Greg, teman dekatku yang juga tandem ketika kami masih kejar-kejaran mobil di ringroad untuk menuju ke kampus. Kebetulan ia satu kampus denganku dulu. Ia mengajakku untuk menemani pergi mengambil mobilnya yang sedang di-cutting sticker. Kuulangi, cutting-sticker..! Saya pun langsung meng-iyakan. Kebetulan kami juga sedang memesan sticker untuk klub mobil kami. Klub yang telah berumur 7 tahun lebih, yang bermula ketika kami masih duduk di bangku SMA. Saya pun bergegas mandi, dan kami sepakat untuk bertemu di tempat cutting-sticker milik Angky tersebut. Dengan menggunakan mobil saya langsung menuju ke tempat yang dimaksud. Sesampainya disana, saya tersenyum. Ya, mobil sedan Toyota Great Corolla lansiran '92 berwarna merah kini telah berhias cutting-sticker tokoh kartun yang sangat terkenal. HELLO KITTY..!!! Hahahaha, tak kusangka begitu cintanya sahabatku itu kepada pacarnya sehingga ia rela mengubah penampilan mobilnya yang semula terlihat sangat kental beraliran racing menjadi girly. Memang, Pingkan sangat menyukai kucing animasi asal Jepang tersebut. Apalah mau dikata, saya juga mendukung keputusannya tersebut. Lagipula mobilnya tidak terlihat norak, malahan kami menjuluki mobilnya "Kitty Racing".
(Sebenarnya bukan hal-hal diatas yang menjadi inti tulisan ini. Namun dimulai dari sekarang.....)
Gocap, sapaan Angky, kemudian mengeluarkan beberapa lembar sticker sepanjang 1 meter. Sticker itu bertuliskan SPLENDID. Dengan logo yang sudah kami desain sedemikian rupa, kami tetapkan untuk menjadikan itu sticker terakhir bagi klub kami. Sementara Gocap mengukur-ukur kaca mobil untuk ditempeli, teman-teman yang lain mulai berdatangan, memarkir mobil mereka di jalan sempit yang hanya bisa dilalui oleh 1 mobil saja. Kira-kira hampir setengah jam mobil kami bergantian masuk ke garasi tempat Gocap bekerja, kaca depan bagian atas mobil kini telah resmi terpampang sebuah tulisan besar. Tanda kebesaran klub kami. Klub yang telah berdiri selama hampir 8 tahun. Klub yang didirikan oleh persahabatan dan rasa saling menghormati. Sebuah klub yang bermula dari kumpulan anak-anak SMA, yang kini telah berubah menjadi salah satu komunitas yang dikenal dan disegani di kota Manado. Klub yang pernah vakum dari keramaian dan hingar-bingar malam kota Manado. SPLENDID. Begitulah orang-orang yang eksis di dunia otomotif maupun orang awam menyebut kami. Manado, kini kami eksis kembali.. Viva La Splendid..


Tidak ada komentar:
Posting Komentar